Sukabumi- SudutLensa. Com

Pembangunan Gedung Koperasi Wargawinaya yang terletak di Jalan Raya Nagrak, yang sempat disoal Warga karena rumah warga terkena imbas buangan air apabila hujan Besar melanda ternyata diduga belum mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB) dari Dinas terkait.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dasar Hukum tentangdiharuskannya membuat IMB diantaranya
Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Izin Mendirikan Bangunan dan Peraturan Bupati Sukabumi NO.19 Tahun 2013 tentang retribusi Izin Mendirikan Bangunan dan ada sangsi yang berlaku apabila proses tersebut tidak ada.

Heri Anderson, Kasi Trantib Kecamatan Nagrak kepada SudutLensa. Com mengatakan bahwa untuk Pembangunan Gedung Koperasi Wargawinaya Nagrak memang belum ada Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB) nya, baik pihak Koperasi maupun Pemborong Gedung tersebut sudah kami tegur karena belum ada rekomendasi perijinan dari Kecamatan untuk diteruskan ke Dinas Perijinan juga karena luas bangunan nya lebih diatas 200 Meter.

” Memang belum ada IMB nya, akan tetapi menurut Pihak Koperasi akan segera di urus semua dan kami sarankan untuk diberhentikan sementara pekerjaannya ” Ujarnya.

Hal senada diungkapkan Camat Nagrak, H. Heri Sukarno yang mengatakan bahwa memang benar Koperasi Wargawinaya belum memproses IMB, dan memang belum mengeluarkan permohonan yang bersangkutan untuk pembuatan IMB ke Dinas Perijinan Kabupaten Sukabumi.

” Kewenangan terkait diatas 200 m merupakan kewenangan perijinan Dinas Perijinan Kabupaten Sukabumi, kami hanya memberikan surat Rekomendasi,dan sudah kami instruksikan kepada Kasi Trantib untuk menegur pihak Koperasi Wargawinaya untuk menghentikan sementara kegiatan pembangunan sebelum ada ijin keluar .,” Pungkasnya

Reporter: Tim SudutLensa. Com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here